References
- Ali, M. (2007). Orang Desa Anak Tiri Perubahan. Prakarsa dan Averroes Press: Malang.
- Chasanah, K., Rosyadi, S., & Kurniasih, D. (2017). Implementasi Kebijakan Dana Desa, IJPA-The Indonesian Journal of Public Administration, 3 (2): 12-32.10.52447/ijpa.v3i2.921
- Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa. (2016). Kebijakan Pengelolaan Keuangan Desa Berdasarkan Permendagri No. 113 Tahun 2014. 7 Desember 2016. www.djpk.kemenkeu.go.id.
- Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa. (2015). Pokok-pokok Kebijakan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2016. 7 Desember 2016. www.djpk.kemenkeu.go.id.
- Dunn, W. N. (2003). Pengantar Analisis Kebijakan Publik. Gajah Mada University Press: Yogyakarta.
- Fitriyani, L.Y., Marita., Windyastuti., & Nurahman, R.W. (2018). Determinants of Village Fund Allocation, Jurnal Akuntansi Multiparadigma JAMAL, 9 (3): 526-539. http://dx.doi.org/10.18202/jamal.2018.04.9031.10.18202/jamal.2018.04.9031
- Heinelt, H., & Stolzenberg, P. (2014). ‘The Rhinish Greeks’. Bailout Funds for Local Government in German Federal States, Urban Research & Practice, 7(2): 228-240, https://doi.org/10.1080/17535069.2014.91093410.1080/17535069.2014.910934
- Krina, P., & Lalolo, L. (2003). Indikator & Alat Ukur Prinsip Akuntabilitas, Transparansi & Partisipasi, Jakarta: Sekretariat Good Public Governance Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
- Lai, Y., & Tang, B. (2016). Institutional barriers to redevelopment of Urban Villages in China: A Transaction Cost Persepective, Land Use Policy, 58: 482-490, https://doi.org/10.1016/j.landusepol.2016.08.00910.1016/j.landusepol.2016.08.009
- Lester, J. P., & Stewart, Jr. (2000). Public Policy: An Evolutionary Approach, Second Edition, Wadswosth: USA.
- Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook, Singapore: SAGE Publications Inc.
- Moleong, L. J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif, Edisi Revisi, PT. Remaja Rosda Karya: Bandung.
- Noor, I. (2012). Politik Otonomi Daerah untuk Penguatan NKRI, Seven Strategic Studies: Jakarta.
- Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 113 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa.
- Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 Tentang Desa.
- Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 Tentang Dana Desa yang bersumber dari APBN.
- Scutariu, A.L & Scutariu, P. (2015). The link between financial autonomy and local development. The case of Romania, Procedia Economics and Finance, 32: 542-549, https://doi.org/10.1016/S2212-5671(15)01430-610.1016/S2212-5671(15)01430-6
- Taufiqurokhman, T. & Andriansyah, A. (2018). Implementation of Allocation of Village Funds (ADD) Increases Institutional and Ngombakan Village Development Programs Manifest Good Governance, Mitra Pembaharuan, 2 (3): 197-206, doi:10.21787/mp.2.3.2018.197-20610.21787/mp.2.3.2018.197-206
- Thubany, H., Muhimuddin, S., & Amir, I. (2006). Desentralisasi Keuangan, Pandang Kebijakan Pemda Kepada Masyarakat Desa, Bina Swagiri-FITRA Tuban, Nuansa Aksara: Yogyakarta.
- Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa.
- Widjaja, H. A. W. (2003). Otonomi Desa Merupakan Otonomi Yang Asli dan Utuh. PT. Raja Grafindo Persada: Jakarta.
- Winarno, B. (2008). Kebijakan Publik, Teori dan Proses, Med Press: Yogyakarta.
- Zerbinati, S. (2012). Multi-level Governance and EU Structural Funds: An Entrepreneurial Local Government Perspective. Local Government Studies, 38(5): 577-597, https://doi.org/10.1080/03003930.2011.64991410.1080/03003930.2011.649914